Karenakelebihannya itu, Kenthus menjadi sangat sombong. Dia merasa kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya. Sebenarnya kakak Kenthus sudah sering menasehati agar Kentus tidak bersikap sombong pada teman-temannya yang lain. Tetapi nasehat kakaknya tersebut tidak pernah dihiraukannya.
Pilihruas yang dicari, misalnya : " Judul " . Pilih jenis koleksi misalnya " Monograf(buku) ", atau biarkan pada pilihan " Semua Jenis Bahan " Cite This. APA Citation Yudhistira Ikranegara.Ratu Lebah Yang Sombong / Yudhistira Ikranegara .2017 . Peringatan: citasi ini tidak selalu 100% akurat! Home; Detail Result; Cite This Tampung Export
ANAKKATAK YANG SOMBONG DAN ANAK LEMBU Di tengah padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama Kenthus, dia adalah anak katak yang paling besar dan kuat.Karena kelebihannya itu, Kenthus menjadi sangat sombong.
Adasatu hewan yang sangat keras kepala dan sombong, tidak mempercayai kabar akan kedatangan banjir tersebut, yaitu jangkrik. Sedangkan Sinta dan keluarganya tengah sibuk untuk mengamankan harta benda mereka dari banjir dahsyat bila musim hujan tiba nanti. Seekor Jangkrik pun mendekati Sinta dengan rasa tenang. "Selamat Pagi Sinta!
Contohcerita: Anak Katak yang Sombong dan Anak Lembu . Di tengah padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Di antara katak-katak tersebut, ada satu anak katak yang bernama Kenthus, dia adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Oleh karena kelebihannya itu, Kenthus menjadi sangat sombong.
berikut merupakan salah satu bentuk pengetahuan apresiasi yaitu. Di pinggir sebuah hutan tinggalsepasang katak. Katak jantan sangatbaik hati. Katak betina pula sombong dantidak suka berkawan dengan katak hujan turun, katak betina itu seringbernyanyi. Katak betina ingin menunjuk-nunjuk kepada katak lain bahawa iasangat pandai bernyanyi. Namun,suaranya bukanlah merdu sangat. Katakbetina menyangka suaranya sangatmerdu."Sedap atau tidak suara saya tadi?" katakbetina itu selalu bertanya demikiankepada katak jantan."Sedap!" kata katak katak jantan selalu rasa sakittelinga apabila mendengar katak betina itumenyanyi. Namun, katak jantan terpaksa berpura -pura menjawab demikian. Katak jantan tidak mahukatak betina itu kecil hati. "Katak - katak lain itu selalu mengejek kata saya tidak pandai menyanyi. Merekasemua dengki kepada saya," ujar katak betina itu. "Jangan pedulikan mereka. Menyanyilah lagi!"kata katak jantan. jika tidak, tentulah katak betinaitu akan terus mengomel betina itu akan terus menyanyi lamanya katak betina itu hujan sudah reda, katak betina masihterus bernyanyi. Mahu tidak mahu, terpaksalahkatak jantan memekakkan telinganya. Suatu hari,katak betina itu mengajak katak jantanberpindah ke tempat lain. "Mengapa pula awak mahu berpindah?"katak jantan berasa hairan. "Kita sudah lama tinggal di sini. Marilah kitamemulakan penghidupan baru di tempat lainpula," jawab katak betina. Sebenarnya katakbetina tidak tahan mendengar ejekan katak -katak lain. "Tidak lama lagi, kami akan berpindah," katakbetina memberitahu katak - katak lain. "Kami akantinggal di suatu tempat yang cantik macamistana.â "Boo!" semua katak lain hari, katak jantan itu tergesa - gesapulang. Katak jantan sangat ketakutan. "Apakah yang sudah terjadi?" katak betinaberasa hairan. "Di tempat ini ada banyak ular. Tadi, nyaris -nyaris saya dimakan ular. Mujurlah saya sempatmelarikan diri," katak jantan memberitahu. Katak betina berasa cemas, Pada hari berikutnya, katak jantan itu keluarmencari makanan. Tetapi sehingga lewat petang,katak jantan masih belum pulang, beberapa hariberlalu, namun katak jantan itu tidak pulang hati katak betina. Tahulah katak betinabahawa katak jantan itu sudah menjadi betina berasa sangat menyesalkerana berpindah ke tempat itu. Tetapi apaboleh buat, hendak pulang ke hutan semula,katak betina itu berasa sangat malu. Selang beberapa lama kemudian, katakbetina itu melahirkan beberapa ekor berapa lama kemudian, besarlah semuaanaknya itu. Suatu hari, anak-anaknya pergi mencarimakanan. Mereka terserempak dengan seekorlembu. Mereka belum pernah melihat mereka melihat lembu yang berbadanbesar itu. Apalagi! Bertempiaranlah merekamelarikan diri. Mereka pulang dan menceritakan hal itukepada ibu mereka. "Kami terjumpa seekor binatang yangtersangat besar. Belum pernah kami lihatbinatang sebesar itu," kata salah seekor anakkatak betina itu menggelengkan kepalakerana tidak percaya. "Mana ada binatang yang begitu besar?" tanyakatak betina. "Ibulah binatang yang paling lebih besar daripada kamu semua," jelaskatak betina itu lagi. "Binatang yang kami jumpa itu lebih besar,"ujar anak-anaknya. Katak betina itu pun segeramenggembungkan dirinya supaya kelihatanlebih besar. "Adakah binatang itu sebesar ini?"tanya katak betina. Anak-anaknya menjawab, "Tidak! Lebihbesar lagi.â Katak betina itu menggembungkan dirinyamenjadi lebih besar lagi. "Adakah sebesar ini?âtanya katak betina. âTidak! Lebih besar lagi," jawab anak -anaknya. Katak betina itu menggembungkan lagidirinya. "Adakah sebesar ini?" tanyanya lagi."Tidak! Lebih besar lagi," jawab anak -anaknya. Katak betina itu lalu cuba menggembungkandirinya supaya menjadi lebih besar lagi. Tiba-tiba terdengarlah bunyi yang kuat. Pop!Terkejutlah semua anak katak itu. "Ibu kita sudah meletup! Ibu kita sudah mati!"kata salah seekor anak katak matilah katak betina yangsombong itu! Badannya pecah kerana cubamenggembungkan dirinya supaya menjadi lebihbesar. Sedihlah semua anak katak itu kerana ibumereka sudah mati. Akhirnya, mereka berpindahke tepi hutan. Di situlah mereka tinggal dalamaman dan bahagia. NILAI MURNI Adik-adik, dalam hidup ini, janganlah sekali-kali kita bersikap sombong. Sikap sombong boleh membawa akibat yang buruk. Sebaliknya, sikap selalu bersyukur dan merendah diri merupakan salah satu akhlak yang Angkatan Tentera Johor Bahru Jalan Balau, Kebun Teh, 80250 Johor Bahru, Johor Darul Ta'zimTel 07-3339334 Fax 07-3339334 Emel [email protected] Hakcipta Terpelihara © 2020 SK Angkatan Tentera Johor Bahru
Dongeng Anak Katak yang Sombong dan Anak LembuDi tengah padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Di antara katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama Kenthus, dia adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, Kenthus menjadi sangat sombong. Dia merasa kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya. Sebenarnya kakak Kenthus sudah sering menasehati agar Kentus tidak bersikap sombong pada teman-temannya yang lain. Tetapi nasehat kakaknya tersebut tidak pernah dihiraukannya. Hal ini yang menyebabkan teman-temannya mulai menghindarinya, hingga Kenthus tidak mempunyai teman bermain suatu pagi, Kenthus berlatih melompat di padang rumput. Ketika itu juga ada seekor anak lembu yang sedang bermain di situ. Sesekali, anak lembu itu mendekati ibunya untuk menyedot susu. Anak lembu itu gembira sekali, dia berlari-lari sambil sesekali menyenggok rumput yang segar. Secara tidak sengaja, lidah anak sapi yang dijulurkan terkena tubuh si Kenthus. âHuh, berani makhluk ini mengusikku,â kata Kenthus dengan perasaan marah sambil coba menjauhi anak lembu itu. Sebenarnya anak lembu itu pula tidak berniat untuk mengganggunya. Kebetulan pergerakannya sama dengan Kenthus sehingga menyebabkan Khentus menjadi cemas dan melompat dengan segera untuk menyelamatkan terengah-engah, Kenthus sampai di tepi kolam. Melihat Kenthus yang kelihatan sangat capek, kawan-kawannya nampak sangat heran. âHai Kenthus, mengapa kamu terengah-engah, mukamu juga kelihatan sangat pucat sekali,â Tanya teman-temannya. âTidak ada apa-apa. Aku hanya cemas saja. Lihatlah di tengah padang rumput itu. Aku tidak tahu makhluk apa itu, tetapi makhluk itu sangat sombong. Makhluk itu hendak menelan aku.â Kata Kenthus. Kakaknya yang baru tiba di situ menjelaskan. â Makhluk itu anak lembu. sepengetahuan kakak, anak lembu tidak jahat. Mereka memang biasa dilepaskan di padang rumput ini setiap pagi.â âTidak jahat? Kenapa kakak bias bilang seperti itu? Saya hampir-hampir ditelannya tadi,â kata Kenthus. âAh, tidak mungkin. Lembu tidak makan katak atau ikan tetapi hanya rumput.â Jelas kakaknya lagi.âSaya tidak percaya kakak. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya.â Celah Kenthus. âWahai kawan-kawan, aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,â Kata Kenthus dengan bangga. âLawan saja Kenthus! Kamu tentu menang,â teriak anak-anak katak beramai-ramai. âSudahlah Kenthus. Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya. Hentikan!â kata Kakak Kenthus berulang kali tetapi Kenthus tidak mempedulikan nasehat kakaknya. Kenthus terus mengembungkan dirinya, karena dorongan dari teman-temannya. Sebenarnya, mereka sengaja hendak memberi pelajaran pada Kenthus yang sombong itu. âSedikit lagi Kenthus. Teruskan!â Begitulah yang diteriakkan oleh kawan-kawan Kenthus. Setelah perut Kenthus menggembung dengan sangat besar, tiba-tiba Kenthus jatuh lemas. Perutnya sangat sakit dan perlahan-lahan dikempiskannya. Melihat keadaan adiknya yang lemas, kakak Kenthus lalu Kenthus tidak apa-apa. Dia sembuh seperti sedia kala tetapi sikapnya telah banyak berubah. Dia malu dan kesal dengan sikapnya yang sombong.
Uploaded byfzaylarajaie 0% found this document useful 0 votes111 views1 pageDescriptionceritaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes111 views1 pageKatak Yang SombongUploaded byfzaylarajaie DescriptionceritaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 1Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Sastra daerah yang ditemukan di Sulawesi bagian selatan meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah bukan hanya dalam bentuk tertulis, melainkan dalam bentuk lisan juga. Di antara sastra yang terdapat di daerah tersebut, ada yang memiliki beberapa versi, seperti I La Galigo, Rapang, Kabanti, Gane, dan sebagainya. Di antara sastra yang terdapat di daerah tersebut, ada puisi daerah seperti elong Bugis, kalindaqdaq Mandar, kelong Makassar, atau gelong Toraja sebagai fixed verse. Misalnya, elong Ugi, baris pertama delapan huruf = delapan suku kata, baris kedua tujuh huruf = tujuh suku kata, dan baris ketiga enam huruf = enam suku kata tanpa sanjak.
0% found this document useful 0 votes101 views2 pagesDescriptioncerita tentang bapa katak sombongCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes101 views2 pagesBapa Katak Yang SombongJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
cerita katak yang sombong